Kamis, 13 November 2014

Kamu Jangan Menangis

Kamis, 13 November 2014
Kamu jangan menangis. Ini awal musim hujan, biar mereka saja yang membasahi pipi Ibu Pertiwi. Beri kesempatan petrichor melaksanakan tugasnya untuk bumi, menciptakan aroma tanah basah setelah hujan. Kamu jangan menangis. Jika semesta merestui upaya kita, maka Kun Fayakun..

Insya Allah.

Saat masa itu telah tiba, ketika kau dan aku sibuk mensyukuri tangis buah hati kita (Amin), kau menangislah dengan benar.

Istriku Zuhana Anibuddin Zuhro, mari saling menemani.

16 komentar:

  1. Ah manisnya, selalu & selalu romantis.

    Semangat ya, Pada Tuhanmu, berharaplah :)

    eh ini sih status FB aku semalam, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu status yang keren Mbak Dey. Sangat keren, apalagi saya membacanya ketika Jember sedang diguyur hujan.

      Terima kasih

      Hapus
  2. aaaaww.wawawwww....aku terharuuuu menyimak keromantisan nya...:'( kok ya pas baru turun hujan...suasana ne dadi mendukung gawe lomantit2an...gek ndang budhaaal weeessss....*gulingmanaguliiiing*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh ada Nia :) Jadi malu, hehe..

      Hapus
  3. Jangan menangis Prit, ada suami yang begitu menyayangi di sampingmu, semua akan indah pada waktunya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin Ya Robbal Alamin. Prit pengen jalan-jalan ke Semarang, sowan ke rumahnya Mbak Esti.

      Hapus
  4. Status yang menguatkan, semoga doa-doa yang dipanjatkan segera diijabahi, semoga diberikan.
    Tuhan tidak sedang bermain-main, Dia sangat mengurusi setiap butir hujan yang jatuh di titik-titik bumi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. saya suka komentarnya, menguatkan kami!

      Hapus
  5. Auw.... romantis biangetzzz....
    Suamiku mbok diajarin yg romantis2 gini. hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Indra sisi romantisnya dicurahkan pada seni ukir, tata artistik dan lain-lain. Justru saya butuh berguru :)

      Hapus
  6. haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa........
    meleleh..mbok ya ajarin ginian juga donks.hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Cheil yang akan menikah pada 19 Desember 2014. Doa kami di nadimu. Eh, jadi kayak lirik lagunya Bang Iwan Fals :)

      Hapus
  7. Balasan
    1. Untuk laki-laki, menangis yang benar itu sambil hujan-hujanan. Maka ia akan tetap tampak tegar meski sebenarnya sedang rapuh, hehe..

      Hapus
  8. " Ketika kau dan aku sibuk mensyukuri tangis buah hati kita (Amin) " apakah ini pertanda ?????

    Semoga secepatnya # amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu harapan Kang. Amin Ya Robb..

      Hapus

Mohon maaf, saya mengaktifkan moderasi pada kolom komentar, untuk entri yang lebih lawas --14 hari. Salam.

RZ Hakim © 2014